Home » Education » Inovasi Marketing di Indonesia

Inovasi Marketing di Indonesia

Latar Belakang Inovasi

Indonesia adalah negara yang sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan pariwisata, alam Indonesia sangat kaya begitu juga dengan keanekaragaman dan keunikan kebudayaannya yang tersebar di seluruh pulau-pulau di Indonesia, itu adalah modal utama menjadikan Indonesia untuk pengembangan atau penyelenggaraan sebuah pariwisata. Akan tetapi sampai saat ini penyelenggaraan pariwisata di Indonesia memang sudah mulai berkembang tetapi belum maksimal dan perlu adanya inovasi-inovasi dalam pengembangannya mengingat di era global seperti sekarang ini persaingan sangatlah ketat sekali dan ekonomi adalah acuan utama dalam kehidupan di era ini.

Selain dari pada itu pariwisata juga memberikan sebuah peluang dalam meningkatkan ekonomi sebuah negara dan disamping itu pariwisata juga dapat dijadikan sebuah perekonomian kreatif yang nantinya dapat mensejahterakan masyarakat yang dimana ini sesuai dengan tujuan penyelenggaraan pariwisata.

Sebagai perekonomian kreatif pariwisata mampu memberikan banyak lapangan pekerjaan dan menyerap banyak tenaga kerja yang dimana ini juga membantu negara dalam mengentaskan pengannguran. Disini peran entrepreneur sangatlah besar, karena kita ketahui entrepreneurship adalah salah satu cara dalam memajukan sebuah negara. Jadi jika berbicara antara pariwisata dan entrepreneur sangatlah berkaitan dan menjadi sebuah satu kesatuan dalam penyelenggaraannya. Dan yang terpenting di dalam dunia pariwisata di era ini adalah sebuah innovation yaitu sebauh pembaharuan atau inovasi yang dimana akan memberikan pembeda dan nilai tambah dalam pariwisata itu sendiri.

Berbicara tentang inovasi-inovasi didalam pariwisata kita mengenal dengan istilah innovation in tourism ­yang dimana ada lima variabel didalamnya yaitu product innovation, organizational innovation, proses innovation, logistic innovation, dan market innovation, jadi ke lima variabel tersebut adalah inovasi-inovasi yang ada pada dunia pariwisata. Dan sebuah pariwisata haruslah mempunyai sebuah pengelola atau organisasi yang mengampu pariwisata tersebut karena hal yang berkaitan dengan innovation bermula dari pengelolanya. Selain itu pengelola adalah penggerak dari pada pariwisata itu sendiri yang dimana akan menentukan pariwisata tersebut akan dibawa kearah mana.

Berkaitan tentang market innovation di pariwisata tentunya harus ada sebuah pembaharuan atau inovasi-inovasi pada proses pemasaran yang memberikan nilai tambah pada produk yang akan di pasarkan

Rumusan Masalah
Dari latar belakang tersebut kami dapat mengambil rumusan masalah tentang pemasaran pariwisata yang ada di TripAdvisor dan Instagram.

Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran TripAdvisor dan Instagran dalam promosi pariwisata

BAB II

PEMBAHASAN

Inovasi Pemasaran (Marketing Innovation)
Inovasi adalah proses menciptakan gagasan baru dan menjalankannya dalam praktik. Jelasnya, menerapkan ide baru ke dalam praktik sehingga hasilnya lebih baik. Dalam organisasi perusahaan, kejadian itu dapat terjadi dalam dua bentuk:

Inovasi produk yang menghasilkan barang atau jasa baru atau perbaikan dari yang telah ada
Inovasi proses yang menghasilkan cara baru dalam mengerjakan sesuatu.
Inovasi pemasaran juga merupakan cara pemasaran yang “baru”, baik dalam cara berkomunikasi dengan customer, melakukan edukasi, mengatur pengiriman barang, maupun cara pembayarannya.

Untuk memasarkan industrial products (investment proucts) yang nilainya relatif amat mahal, diperlukan usaha untuk memperbaiki customer-touching process dan personal contacts amat berperan karena decision makers di pasar bisnis/pasar organisasi dan pasar pemerintah umumnya para penjabat tinggi, baik swasta,maupun pemerintah, yang juga akan melibatkan bagian produksi, engineering, purchasing, walaupun keputusan akhir akan berada di tangan President Directors dan/atau Owners. Selain itu, kadang-kadang transaksi harus melalui pihak ketiga, yaitu main contractors. Produsen umunya menempatkan kebutuhan customer sebagai prioritas agar dalam jangka panjang terbentuk perusahaan yang menguntungkan (profitable enterprise). Secara terus menerus mereka meng-update strateginya menggunakan signals dari markerplace. Artinya, marketing manager memperhatikan barang-barang industri apa dan bagaimana yang merupakan kebutuhan dan keinginan customer.

Inovasi pemasaran dapat pula dilakukan melalui edukasi. Customer sebagai salah satu pilar bisnis perlu terus-menerus dijaga dan dipelihara serta dimanjakan. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dapat dipertimbangkan dan dikaji lebih lanjut adalah pemasaran sambil memberikan edukasi kepada customer. Edukasi dapat melahirkan kebutuhan bagi customer baru dan mempertahankan hubungan, baik perusahaan dengan customer yang loyal. Melalui edukasi, calon customer akan memahami advantage dan benefit apa yang akan mereka dapatkan bila menggunakan produk tersebut sedangkan kepada loyal customers, edukasi diberikan dengan mendidik mereka bagaimana mengoperasikan serta memelihara (maintenance) produk tersebut. Di samping melalui edukasi, inovasi pemasaran selalu diperhatikan, mengingat cakupan aktivitas pemasaran begitu luas, meliputi pembuatan proposal, technical clarification, price negotiaton, delivery and installation, penyediaan spare part & service di negara pembeli, terms of payment. Dalam negosiasi “harga” akan menyangkut pula mata uang apa yang akan digunakan sedangkan pembahasan “cara pembayaran” akan meliputi pembayaran akan dilakukan dengan transfer dari dan ke negara mana karena berkaitan dengan peraturan pajak negara setempat. Kadang-kadang diperlukan wawktu satu-dua tahun untuk clarification and negotiation meeting, baik menyangkut masalah teknik maupun harga sebelum terjadi kesepakatan yang diresmikan dalam bentuk kontrak.

Pemasaran
Pemasaran (marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Strategi pemasaran
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan di mana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan, karna potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.”[2] Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.[3] Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :

Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :

Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :

Tempat yang strategis (place),
Produk yang bermutu (product),
Harga yang kompetitif (price), dan
Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :

Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
Biaya konsumen (cost to the customer),
Kenyamanan (convenience), dan
Komunikasi (comunication).
Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.

Sejarah pemasaran
Pemasaran pada praktiknya sudah ada sejak zaman peradaban kuno. Bangsa Yunani kuno dan Romawi telah mempraktikan ilmu dagang dan secara aktif berkomunikasi persuasif kepada konsumennya. Begitu pula di peradaban-peradaban lain yang maju perdagangannya.Namun, konsep pemasaran moderen yang dikenal saat ini baru muncul dan berkembang pada masa Revolusi Industri yang terjadi pada abad ke-18 dan ke-19. Periode ini ditandai dengan munculnya perubahan-perubahan sosial yang didorong oleh perkembangan teknologi dan inovasi ilmu pengetahuan. Salah satu perubahan tersebut adalah munculnya industri-industri yang memproduksi barang konsumsi secara massa. Hal ini didukung pula oleh perkembangan moda transportasi dan munculnya media massa yang mengharuskan produsen menemukan cara mengelola distribusi barang dan jasa.

Pada masa Revolusi Industri, barang-barang konsumsi masih tergolong langka dan produsen bisa menjual hampir semua barang yang mereka produksi selama konsumen mampu membelinya. Karena itu, mereka fokus ke arah pengembangan produksi dan distribusi dengan berusaha menekan biaya sekecil-kecilnya. Ini juga berpengaruh terhadap perkembangan ilmu pemasaran kala itu, yang terkonsentrasi pada efisiensi biaya distribusi dan pembukaan pasar baru. Sejak awal abad ke-20 hingga beberapa tahun pasca Perang Dunia II, kompetisi bisnis semakin meningkat dan fokus ilmu pemasaran mulai pindah dari fokus produksi ke fokus penjualan. Ilmu komunikasi, periklanan, dan merek mulai menjadi penting saat perusahaan berusaha menjual sebanyak-banyaknya barang di pasar yang sudah semakin ramai.

TripAdvisor dan Instagram
TripAdvisor
TripAdvisor® adalah situs wisata terbesar di dunia* yang membantu wisatawan merencanakan dan memesan perjalanan impian. TripAdvisor menawarkan saran dari jutaan wisatawan serta berbagai pilihan dan fitur perencanaan wisata dengan link cepat ke alat bantu pemesanan yang memeriksa ratusan situs web untuk mencari harga hotel terbaik. Situs web TripAdvisor merupakan komunitas wisata terbesar di dunia yang menjangkau 340 juta pengunjung unik setiap bulannya**, serta menampilkan lebih dari 350 juta ulasan dan opini tentang 6,5 juta akomodasi, restoran, dan objek wisata. Situs ini beroperasi di 48 negara di seluruh dunia.TripAdvisor juga adalah jasa online yang menyediakan ruang online bagi umum untuk memberikan rekomendasi tentang hotel, resor, penginapan, liburan, paket perjalanan, pemandu perjalanan, penerbangan, penyewaan tempat berlibur dan banyak lagi lainnya. Situs kami merupakan bagian dari TripAdvisor® Media Group yang dimiliki dan dioperasikan oleh Trip Advisor LLC. Dalam halnya dalam bidang pemasaran pariwisata TripAdvisor juga dapat membangkitkan dan membunuh suatu perusahaan, mengapa hal tersebut bisa terjadi karena wisatawan yang pernah berkunjung ke tempat tersebut akan memberikan ulasannya selama berada di tempat tersebut di homepage TripAdvisor. Dan juga di lihat berdasarkan ratting yang tinggi.

Instagram
Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri. Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid.

Instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”. Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram” yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan Internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram merupakan lakuran dari kata instan dan telegram.Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham. Fitur – fitur yang ada di instagram,yaitu :

-Pengikut -Mengunggah Foto -Kamera -Efek foto

-Judul foto -Arroba -Label foto -Perlombaan

-Publikasi kegiatan sosial -Publikasi organisasi -Geotagging

-Jejaring sosial -Tanda suka -Popular -Peraturan Instagram

-Penandaan foto dengan bendera -Komunitas Instagram

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan
Dalam dunia pariwisata perkembangan teknologi perlu di ikuti dalam bidang pemasaran. Sudah dapat kita lihat dari pembahasan di atas, dengan perkembangan teknologi dapat mempermudah proses pemasaran suatu objek wisata atau destinasi pariwisata.

Writen by DPW/S.4

DAFTAR PUSTAKA

https://www.tripadvisor.co.id/PressCenter-c6-About_Us.html diakses pada 4 mei 2016 (online)

http://io.ppijepang.org/old/article.php?id=285 diakses pada 4 mei 2016 (online)

www.responsibletravel.com diakses pada 4 mei 2016 (online)

www.eveil-tourisme-responsable.org diakses pada 4 mei 2016 (online)


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *